Fisioterapi pada cidera akut

Tujuan Penatalaksanaan:

  • Mengurangi rasa sakit dan bengkak.
  • Mengembalikan mobilitas secara penuh.
  • Meningkatkan kekuatan dan stabilitas sendi.
  • Dapat melakukan aktivitas penuh seperti sedia kala.

Tahap Segera setelah cedera


Pada hari pertama dan kedua lakukan RICE yaitu:

  • R : Rest : Istirahat dari kegiatan yang menimbulkan rasa sakit.
  • I : Ice : Lakukan cold terapi atau kompres es (gambar )untuk membatasi pembengkakan. Lakukan cold terapi selama 15 menit setiap 2 jam untuk hari pertama dan frekuensi dapat dikurangi secara bertahap sampai 3 kali sehari selama beberapa hari.untuk perhatian jangan  tempelkan es langsung ke kulit karena dapat mengakibatkan “ice burns”. Baca selebihnya »

Chondromalacia patella

chondro

Pengertian

Chondromalacia patella adalah sindroma yang disebabkan karena adanya tekanan yang terjadi secara berulang ulang pada lutut sehingga menyebabkan terjadinya peradangan dan pelembekan pada cartilago dibawah patella (mangkok lutut) Penyebab dari cedera ini adalah pronasi telapak kaki.ketidakstabilan oleh karena  tempurung lutut berputar dari sisi kesisi. Bagian dibawah tempurung lutut ini harus dalam keadaan licin seperti kelereng yang berada dibawah celah femoral (celah pada tulang paha). Pada saat patela tertarik kesamping, patela ini akan saling bergesekan dengan chondyle paha sehingga menjadi kasar seperti amplas singga menimbulkan gejala patella chondromalasia. Baca selebihnya »

Sprain ligamen collateral medial

medial-collateral-ligament

Pengertian

     Sprain ligamen colateral medial adalah cedera pada ligamen yang disebabkan oleh karena kaki bagian bawah yang terlalu dipaksa untuk bergerak menyamping ( cedera valgus ).

Anatomi lutut

Lutut terdiri dari dua persendian yang berada didalam satu kapsul sendi, yaitu sendi tibiofemoral dan sendi patelofemoral. Sendi tibiofemoral dibentuk oleh condylus femoralis lateralis dan medialis yang berbentuk cembung dengan tibia plateu yang berbentuk cekung. Sendi patelofemoral dibentuk oleh facies patelaris tulang femur dengan tulang patella. Baca selebihnya »

Baby Gym

baby-gymMANFAAT BABY GYM

  • Menguatkan otot-otot dan persendian.
  • Meningkatkan perkembangan motorik.
  • Meningkatkan fleksibilitas atau daya kelenturan tubuh.
  • Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan.
  • Meningkatkan ketahanan tubuh.
  • Meningkatkan kemampuan dan keterampilan fungsi tubuh.
  • Meningkatkan kewaspadaan.
  • Memperkuat interaksi antara orang tua dan bayi.
  • Mempelancar peredaran darah dan menguatkan jantung. Baca selebihnya »

Carpal Tunnel Syndrome

CTSCarpal Tunnel Syndrom adalah entrapment neuropaty yang paling sering terjadi. Sindroma ini terjadi akibat adanya tekanan nervus medianus pada saat melalui terowangan carpal di pergelangan tangan tepatnya di bawah flexor retinakulam. Sindroma ini juga bisa diakibatkan karena penekanan arteri dan vena sehingga suplai darah ke nerves medianus berkurang. Dulu, sindroma ini juga disebut dengan nama acroparestesis median tenar neuritis atau partial thenar atropy, Istilah Carpal Tunnel Syndrom diperkenalkan oleh Moersch pada tehun 1983. Baca selebihnya »

Pijat Ibu Hamil

Ibu HamilMassage sebagai media pengobatan sudah digunakan selama berabad-abad untuk memperbaiki kesehatan tubuh secara menyeluruh, mengurangi rasa stress, dan membebaskan kekakuan dan ketegangan otot. Penyelidikan dan riset modern membuktikan ilmu pengobatan dengan pijatan sebelum melahirkan bisa menjadi treatment atau cara yang sangat baik terhadap perawatan sebelum ibu melahirkan dan diberikan dengan cara yang benar. Baca selebihnya »

Rehabilitasi Cidera Olahraga

ExerciseDi dalam terminologi yang sederhana, cidera saat berolahraga terjadi ketika jaringan lunak bekerja melebihi kekuatannya.

Ketidak seimbangan antara kekuatan jaringan (tingkat latihan) dan beban itu adalah hal penting di dalam memahami terjadinya cidera saat berolah raga dan memahami bagaimana cidera terjadi dan bagaimana cidera itu harus diperlakukan atau dicegah . Resiko dari injury berulang tidak hanya dengan mengurangi beban atau ketegangan, tetapi juga dengan meningkatkan tingkat latihan. Baca selebihnya »

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.1)

mbah kakung

HARTONO TASLIM
Spesialis Geriatri

Pendahuluan

Gangguan muskuloskeletal pada usia lanjut merupakan salah satu dan demikian banyak kasus geriatri yang lazim dijumpai di praktik sehari-hari. Pada kenyataannya, sedikit sekali jenis kelainan muskuloskeletal yang bersifat endemis pada usia lanjut. Tidak dapat disangkal bahwa kaum usia lanjut lebih sering menderita osteoarthritis, penggantian sendi melalui tindakan bedah, maupun kelainan kronis pada rotator cuff. Baca selebihnya »

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.2)

Sistem Tulang

Pada usia lanjut dijumpai proses kehilangan massa tulang dan kandungan kalsium tubuh, serta perlambatan remodelling dari tulang. Massa tulang akan mencapai puncak pada pertengahan usia dua puluhan (di bawah usia 30 tahun). Penurunan massa tulang lebih dipercepat pada wanita pasca menopause. Baca selebihnya »

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.3)

Penyakit Sendi Degeneratif (PSD)

Dengan alasan yang tidak diketahui, sendi cenderung mengalami deteriorasi seiring dengan pertambahan usia. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit sendi degeneratif atau osteoarthritis. Proses ketuaan sendiri tidak menyebabkan deteriorasi, tetapi mengkomplikasi proses tersebut. Baca selebihnya »