Program Fisioterapi Pada Sprain LCM Grade 2 & 3

SPRAIN GRADE 2 ATAU 3

Untuk sprain grade 2 dan khususnya 3, penting agar ujung ligament terlindungi dan menyembuhkannya tanpa terus terjadi gangguan. Panduan rehabilitasi untuk grade 2 atau 3 ligement collateral medial dapat menjadi 4 tahapan:

Tahap 1: Segera setelah cedera

Bertujuan : Kontrol pembengkakan, mempertahankan kemampuan untuk meluruskan lutut lebih dari 90 derajat, dan mulai melakukan strengthening exercise.

Durasi : 4 minggu

  • Istirahat dari semua kegiatan yang menimbulkan rasa sakit. Menggunakan crutches jika diperlukan,  dimulai dengan NWB kemudian partial weight bearing selama 2 minggu dan pada akhir minggu ke 4 lakukan jalan secara normal.
  • Memakai knee brace untuk melindungi ligament cruciatum medial. Lakukan terapi dingin dan kompresi. Dosis cold terapi 15 sampai 20 menit setiap 2 jam sekali untuk 2 bulan pertama dan secara bertahap mengurangi frekuensinya sampai 3 kali sehari selama seminggu. Baca lebih lanjut
Iklan

Program Fisioterapi Pada Sprain LCM Grade 1

SPRAIN GRADE 1


Panduan rehabilitasi sprain ligament collateral medial grade 1 atau ringan, dibagi menjadi 4 tahap:

Tahap 1 : Segera setelah cedera

Bertujuan : untuk mengurangi pembengkakan (jika ada), memastikan lutut dapat diluruskan sepenuhnya dan dapat difleksikan lebih dari 90 derajat, dapat dimulai dengan strengthening exercise tanpa menimbulkan rasa sakit/nyeri.

Durasi : 1 minggu

  • Pada hari pertama dan kedua lakukan RICE
  • Lakukan streching quadricep dan hamstring tanpa menimbulkan rasa nyeri dan ditambah lakukan mobility exercise fleksi dan ekstensi lutut Baca lebih lanjut

NDT bag.1

Metode Neuro Development Treatment (NDT) atau Bobath yaitu suatu teknik yang dikembangkan oleh Karel dan Bertha Bobath pada tahun 1997. Metode ini khususnya ditujukan untuk menangani gangguan system saraf pusat pada bayi dan anak-anak (Sheperd, 1997). Agar lebih efektif, penanganan harus dimulai secepatnya (Bobath dan Kong, 1967, dikutip oleh Sheperd, 1997), sebaiknya sebelum anak berusia 6 bulan Baca lebih lanjut

NDT bag.2

Prinsip-prinsip NDT:
1.    Kemampuan mekanik setelah mengalami lesi atau dengan menggunakan penanganan yang tepat memungkinkan untuk diperbaiki
2.    Lesi pada susunan saraf pusat menyebabkan gangguan fungsi secara keseluruhan namun dalam NDT yang ditangani adalah motorik.
3.    Spastisitas dalam NDT dipandang sebagai gangguan dari sikap yang Baca lebih lanjut

NDT bag.3

Teknik terapi:
Metode NDT mempunyai beberapa teknik  : 1) Inhibisi dari postur yang abnormal dan tonus otot yang dinamis, 2) Stimulasi terhadap otot-otot  yang  mengalami hypertonik , 3) Fasilitas pola gerak normal (Rood, 2000). Baca lebih lanjut

Polineuropati Diabetika

Polineuropati Diabetika merupakan komplikasi yang tersering pada penyakit Diabetes Melitus.Kelainan yang menandai polineuropati diabetika dimasukkan dalam ”tripati” yang meliputi neuropati,retinopati dan nefropati.Umumnya polineuropati diabetika terjadi setelah intoleransi glukosa yang cukup lama.

Polineuropati diabetika adalah sekumpulan gejala yang disebabkan oleh degenerasi saraf perifer atau otonom sebagai akibat penyakit diabetes melitus (Harsono,2005). Baca lebih lanjut