Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.1)

mbah kakung

HARTONO TASLIM
Spesialis Geriatri

Pendahuluan

Gangguan muskuloskeletal pada usia lanjut merupakan salah satu dan demikian banyak kasus geriatri yang lazim dijumpai di praktik sehari-hari. Pada kenyataannya, sedikit sekali jenis kelainan muskuloskeletal yang bersifat endemis pada usia lanjut. Tidak dapat disangkal bahwa kaum usia lanjut lebih sering menderita osteoarthritis, penggantian sendi melalui tindakan bedah, maupun kelainan kronis pada rotator cuff. Baca lebih lanjut

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.2)

Sistem Tulang

Pada usia lanjut dijumpai proses kehilangan massa tulang dan kandungan kalsium tubuh, serta perlambatan remodelling dari tulang. Massa tulang akan mencapai puncak pada pertengahan usia dua puluhan (di bawah usia 30 tahun). Penurunan massa tulang lebih dipercepat pada wanita pasca menopause. Baca lebih lanjut

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.3)

Penyakit Sendi Degeneratif (PSD)

Dengan alasan yang tidak diketahui, sendi cenderung mengalami deteriorasi seiring dengan pertambahan usia. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit sendi degeneratif atau osteoarthritis. Proses ketuaan sendiri tidak menyebabkan deteriorasi, tetapi mengkomplikasi proses tersebut. Baca lebih lanjut

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.4)

Nyeri Leher dan Punggung

Nyeri pada leher dan punggung dapat timbul pada semua kelompok usia, tetapi penyebabnya berbeda beda. Pada kelompok usia muda, penyebabnya lebih cenderung akibat penyakit pada jaringan ikat seperti Reiter’s syndrome atau ankylosing spondylitis yang bermanifestasi sebagai nyeri punggung dan nyeri sendi sakroiliaka. Baca lebih lanjut

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.5)

Nyeri Bahu

Penyebab yang tersering dijumpai adalah chronic rotator cuff tears. Terapinya serupa dengan yang dilakukan pada kaum berusia muda, hanya pada kasus yang lebih kronis tindakan konservatif lebih berfaedah dibanding dengan operatif. Jika telah dilakukan tindakan operatif maka harus dicegah imobilisasi yang terlalu lama karena akan menimbulkan capsulitis adhesiva. Baca lebih lanjut

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.6)

Nyeri Tungkai dan Lutut

Nyeri lutut pada usia lanjut sebagian besar disebabkan oleh PSD. Terapi umumnya berupa pemberian NSAID, penggunaan tongkat, injeksi kortikosteroid intraartikular, dan olah raga yang ringan. Pada kasus yang berat, tindakan penggantian sendi sering lebih efektif untuk mengurangi nyeri dan menambah fungsi sendi lutut. Baca lebih lanjut

Gangguan Muskuloskeletal pada Usia Lanjut (bag.7)

Nyeri pada Kaki

Kaki merupakan struktur anatomi yang kompleks yang berfungsi untuk berjalan dan sebagai platform saat berdiri. Perubahan anatomi yang normal juga dijumpai pada kaki saat tua. Pada manusia usia lanjut, dapat dijumpai atropi bantalan lemak pada telapak kaki. Bantalan ini berfungsi sebagai shock absorber sehingga terjadinya atropi akan menyebabkan penambahan tekanan pada struktur kaki. Baca lebih lanjut