Sprain ligamen collateral medial

medial-collateral-ligament

Pengertian

     Sprain ligamen colateral medial adalah cedera pada ligamen yang disebabkan oleh karena kaki bagian bawah yang terlalu dipaksa untuk bergerak menyamping ( cedera valgus ).

Anatomi lutut

Lutut terdiri dari dua persendian yang berada didalam satu kapsul sendi, yaitu sendi tibiofemoral dan sendi patelofemoral. Sendi tibiofemoral dibentuk oleh condylus femoralis lateralis dan medialis yang berbentuk cembung dengan tibia plateu yang berbentuk cekung. Sendi patelofemoral dibentuk oleh facies patelaris tulang femur dengan tulang patella.

Osteokinematika pada sendi lutut adalah memungkinkan gerakan kearah fleksi dan ekstensi pada bidang sagital dengan lingkup gerak sendi fleksi yaitu antara 120º sampai 130º bila hip pada keadaan fleksi penuh, bila pada dalam keadaan ekstensi penuh maka dapat mencapai fleksi 140º. Sedangkan untuk gerakan ekstensi lutut lingkup gerak sendi antara 0º sampai 10º.

Otot penggerak sendi lutut, untuk gerakan fleksi lutut adalah m. biceps femoris caput longum disarafi n. tibialis, m. biceps femoris caput brevis disarafi n. peroneus, m. semi membranosus disarafi n. tibialis, m. sartorius disarafi n. femoralis, m. gracillis disarafi n. obturatorius dan m. popliteus disarafi n. tibialis. Sedang otot penggerak ekstensi lutut adalah m. vastus intermedius disarafi n. femoralis, m. vastus medialis disarafi n. femoralis dan m. vastus lateralis disarafi n. femoralis.

Tingkatan sprain

  • Sprain ringan / tingkat 1 : Lutut hanya mengalami kerusakan pada urat ligamennya. Terjadi rasa sakit, pembengkakan kecil, sedikit perdarahan tetapi tidak terjadi leksitas abnormal.
  • Sprain sedang / tingkat 2 : Dimana terjadi kerusakan ligamen yang cukup lebih besar tetapi tidak sampai terjadi putus total.Rasa sakit/nyeri,bengkak terjadi perdarahan yang lebih banyak dan kenyataan yang sering terjadi adalah hilangnya stabilitas lutut.
  • Sprain tingkat 3 : Sprain lutut yang parah pada tingkatan ini ligamen pada lutut mengalami putus secara total dan lutut tidak dapat digerakkan.

Tanda dan gejala :

  • Nyeri terasa bila menggerakkan tungkai bawah kesamping.
  • Bengkak dan radang pada seluruh bagian dalam lutut.
  • Sedikit perdarahan tetapi tidak terjadi leksitas abnormal

2 Tanggapan

  1. bagaimana program latihannya

    JAWAB:
    Program latihannya sudah saya posting.

  2. Tindakan dan pemulihannya seperti apa dan berapa lama mas, sesui dgn tingkatan sprain

    JAWAB:
    Terima kasih telah mampir, sudah saya posting tindakan dan pemulihannya, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: