Deteksi dini autism (bag.5)

Deteksi dini dan Skrening autis

Oleh: Dr Widodo Judarwanto SpA

Sumber:www.puterakembara.org

Meskipun sulit namun tanda dan gejala autism sebenarnya sudah bisa diamati sejak dini bahkan sejak sebelum usia 6 bulan.

1. DETEKSI DINI SEJAK DALAM KANDUNGAN

Sampai sejauh ini dengan kemajuan tehnologi kesehatan di dunia masih juga belum mampu mendeteksi resiko autism sejak dalam kandungan. Terdapat beberapa pemeriksaan biomolekular pada janin bayi untuk mendeteksi autism sejak dini, namun pemeriksaan ini masih dalam batas kebutuhan untuk penelitian.baca selengkapnya…

2. DETEKSI DINI SEJAK LAHIR HINGGA USIA 5 TAHUN

Autisma agak sulit di diagnosis pada usia bayi. Tetapi amatlah penting untuk mengetahui gejala dan tanda penyakit ini sejak dini karena penanganan yang lebih cepat akan memberikan hasil yang lebih baik. Beberapa pakar kesehatanpun meyakini bahwa merupahan hal yang utama bahwa semakin besar kemungkinan kemajuan dan perbaikan apabila kelainan pada anak ditemukan pada usia yang semakin muda

Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai terlihat sejak bayi atau anak menurut usia :
USIA 0 – 6 BULAN

1.     Bayi tampak terlalu tenang ( jarang menangis)

2.     Terlalu sensitif, cepat terganggu/terusik

3.     Gerakan tangan dan kaki berlebihan terutama bila mandi

4.     Tidak “babbling”

5.     Tidak ditemukan senyum sosial diatas 10 minggu

6.     Tidak ada kontak mata diatas umur 3 bulan

7.     Perkembangan motor kasar/halus sering tampak normal

USIA 6 – 12 BULAN

1.     Bayi tampak terlalu tenang ( jarang menangis)

2.     Terlalu sensitif, cepat terganggu/terusik

3.     Gerakan tangan dan kaki berlebihan

4.     Sulit bila digendong

5.     Tidak “babbling”

6.     Menggigit tangan dan badan orang lain secara berlebihan

7.     Tidak ditemukan senyum sosial

8.     Tidak ada kontak mata

9.     Perkembangan motor kasar/halus sering tampak normal

USIA 6 – 12 BULAN

1.     Kaku bila digendong

2.     Tidak mau bermain permainan sederhana (ciluk ba, da-da)

3.     Tidak mengeluarkan kata

4.     Tidak tertarik pada boneka

5.     Memperhatikan tangannya sendiri

6.     Terdapat keterlambatan dalam perkembangan motor kasar/halus

7.     Mungkin tidak dapat menerima makanan cair

USIA 2 – 3 TAHUN

1.     Tidak tertarik untuk bersosialisasi dengan anak lain

2.     Melihat orang sebagai “benda”

3.     Kontak mata terbatas

4.     Tertarik pada benda tertentu

5.     Kaku bila digendong

USIA 4 – 5 TAHUN

1.     Sering didapatkan ekolalia (membeo)

2.     Mengeluarkan suara yang aneh (nada tinggi atau datar)

3.     Marah bila rutinitas yang seharusnya berubah

4.     Menyakiti diri sendiri (membenturkan kepala)

5.     Temperamen tantrum atau agresif

DETEKSI DINI DENGAN SKRENING

Beberapa ahli perkembangan anak menggunakan klarifikasi yang disebut sebagai Zero to three’s Diagnostic Classification of Mental Health and Development Disorders of Infacy and early Childhood.

DC-0-3 menggunakan konsep bahwa proses diagnosis adalah proses berkelanjutan dan terus menerus, sehingga dokter yang merawat dalam pertambahan usia dapat mendalami tanda, gejala dan diagnosis pada anak.

Diagnosis tidak dapat ditegakkan secara cepat, tapi harus melalui pengamatan yang cermat dan berulang-ulang. Dalam penegakkan diagnosis harus berkerjasama dengan orangtua dengan mengamati perkembangan hubungan anak dengan orangtua dan lingkungannya.

Konsep DC 0-3 tersebut digunakan karena pengalaman kesulitan dalam mendiagnosis Autis atau gangguan perilaku sejenisnya di bawah 3 tahun, khususnya yang mempunyai gejala yang belum jelas. Faktor inilah yang menyulitkan apabila anak didiagnosis autism terlalu dini, padahal dalam perkembangannya mungkin saja gangguan perkembanagn tersebut ada kecenderungan membaik atau menghilang. Sehingga kalau anaknya didiagnosis Autism adalah sesuatu yang berat bagi orang tua, seolah-olah sudah tidak harapan bagi si anak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: