<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>S.Rujito's Webblog &#187; Sport Injury</title>
	<atom:link href="http://binhasyim.wordpress.com/category/sport-injury/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://binhasyim.wordpress.com</link>
	<description>be a good moslem</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Nov 2009 12:16:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='binhasyim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/92fde43b6e1605a039787121dd5b8a0b?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>S.Rujito's Webblog &#187; Sport Injury</title>
		<link>http://binhasyim.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://binhasyim.wordpress.com/osd.xml" title="S.Rujito&#8217;s Webblog" />
		<item>
		<title>Fisioterapi pada cidera akut</title>
		<link>http://binhasyim.wordpress.com/2009/11/30/fisioterapi-pada-cidera-akut/</link>
		<comments>http://binhasyim.wordpress.com/2009/11/30/fisioterapi-pada-cidera-akut/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 12:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>binhasyim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sport Injury]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binhasyim.wordpress.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Tujuan Penatalaksanaan:

Mengurangi rasa sakit dan bengkak.
Mengembalikan mobilitas secara penuh.
Meningkatkan kekuatan dan stabilitas sendi.
Dapat melakukan aktivitas penuh seperti sedia kala.

Tahap Segera setelah cedera


Pada hari pertama dan kedua lakukan RICE yaitu:

R : Rest : Istirahat dari kegiatan yang menimbulkan      rasa sakit.
I : Ice : Lakukan cold terapi atau kompres es (gambar  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binhasyim.wordpress.com&blog=2165187&post=439&subd=binhasyim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tujuan Penatalaksanaan:</p>
<ul>
<li>Mengurangi rasa sakit dan bengkak.</li>
<li>Mengembalikan mobilitas secara penuh.</li>
<li>Meningkatkan kekuatan dan stabilitas sendi.</li>
<li>Dapat melakukan aktivitas penuh seperti sedia kala.</li>
</ul>
<p><strong>Tahap Segera setelah cedera</strong></p>
<p><strong><img class="aligncenter size-medium wp-image-440" title="RICE" src="http://binhasyim.files.wordpress.com/2009/11/rice.jpg?w=247&#038;h=166" alt="" width="247" height="166" /><br />
</strong></p>
<p>Pada hari pertama dan kedua lakukan RICE yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>R : Rest</strong> : Istirahat dari kegiatan yang menimbulkan      rasa sakit.</li>
<li><strong>I : Ice</strong> : Lakukan cold terapi atau kompres es (gambar      )untuk membatasi pembengkakan. Lakukan cold terapi selama 15 menit setiap      2 jam untuk hari pertama dan frekuensi dapat dikurangi secara bertahap      sampai 3 kali sehari selama beberapa hari.untuk perhatian jangan  tempelkan es langsung ke kulit karena      dapat mengakibatkan &#8220;ice burns&#8221;.<span id="more-439"></span></li>
</ul>
<p>Sebagai bahan pertimbangan adanya kontraindikasi dalam melakukan cold terapi antara lain:<strong></strong></p>
<ul>
<li><strong>Raynauds Phenomenon</strong> : suatu kondisi dimana akan mempengaruhi      blood vessel yang berukuran kecil pada ekstremitas, pemberian dingin      secara berlebihan akan menimbulkan kembali simptom ini .</li>
<li><strong>Cold      Hypersensitivity</strong> : ada banyak cold hypersensitivity, antara lain:
<ul>
<li><strong>Cold Urticaria</strong> – dikenal juga dengan sebutan hives. Munculnya       kembali histamine selama re-warming setelah beberapa waktu, timbul  kemerahan dan adanya rasa gatal pada       kulit.</li>
<li><strong>Cold Erythema</strong> – adanya ruam ditandai dengan kemerahan dan       gatal disebabkan karena terpapar dingin, bisa menyebabkan nyeri dan       spasme otot.</li>
<li><strong>Cold Hemoglobinuria</strong> – ketika sel darah merah turun terlalu       cepat sehingga beberapa HB tidak bisa bersatu dengan protein darah.</li>
<li><strong>Anesthesia</strong> – apabila ada daerah yang tidak dapat       merasakan sensasi maka cold terapi tidak boleh diberikan.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Demikian juga dalam melakukan cryotherapy, dibutuhkan perhatian dan kehati-hatian dengan kondisi:<strong></strong></p>
<ul>
<li><strong>Cardiac      Conditions</strong> – seperti  Arthymia,      Angina atau CHD</li>
<li><strong>High Blood      Pressure</strong> – vasokontriksi dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah.</li>
<li><strong>Superficial      Nerves &#8211; </strong>Cold therapy tidak boleh diberikan pada daerah dimana saraf      terletak pada permukaan.</li>
<li><strong>Healing Wounds &#8211; </strong>Cold therapy tidak boleh diberikan pada luka      baru.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>C : Compression</strong> : Menerapkan      kompresi pada cedera memiliki efek mencegah terjadi pembengkakan      berlebihan dan harus diterapkan selama sekitar 24-48 jam dari mulai      cedera. Tujuan sebagai pengarah gerak dan      mengurangi rasa nyeri tetapi jika saat gerakan terjadi rasa nyeri maka      akan berfungsi sebagai penahan lingkup gerak sendi dan otot dan sangat      efektif pada saat ada bengkak sebagai kompresi.</li>
<li><strong>E : Elevation</strong> : bertujuan untuk mengurangi pembengkakan      pada lutut apabila perlu, melalui sistem vakuler dan limfatic, dengan cara      meninggikan kaki lebih tinggi dari hip.</li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/binhasyim.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/binhasyim.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/binhasyim.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/binhasyim.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/binhasyim.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/binhasyim.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/binhasyim.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/binhasyim.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/binhasyim.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/binhasyim.wordpress.com/439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binhasyim.wordpress.com&blog=2165187&post=439&subd=binhasyim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binhasyim.wordpress.com/2009/11/30/fisioterapi-pada-cidera-akut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d734265d6fe2c36e1bff0ac07097d64a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://binhasyim.files.wordpress.com/2009/11/rice.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">RICE</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rehabilitasi Cidera Olahraga</title>
		<link>http://binhasyim.wordpress.com/2009/06/11/rehabilitasi-cidera-olahraga/</link>
		<comments>http://binhasyim.wordpress.com/2009/06/11/rehabilitasi-cidera-olahraga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 13:09:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>binhasyim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sport Injury]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binhasyim.wordpress.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam terminologi yang sederhana, cidera saat berolahraga terjadi ketika jaringan lunak bekerja melebihi kekuatannya.
Ketidak seimbangan antara kekuatan jaringan (tingkat latihan) dan beban itu adalah hal penting di dalam memahami terjadinya cidera saat berolah raga dan memahami bagaimana cidera terjadi dan bagaimana cidera itu harus diperlakukan atau dicegah . Resiko dari injury berulang tidak hanya dengan mengurangi beban atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binhasyim.wordpress.com&blog=2165187&post=396&subd=binhasyim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p dir="ltr"><strong><a href="http://binhasyim.files.wordpress.com/2009/06/exercise_9.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-395" title="Exercise" src="http://binhasyim.files.wordpress.com/2009/06/exercise_9.gif?w=97&#038;h=85" alt="Exercise" width="97" height="85" /></a>D</strong>i dalam terminologi yang sederhana, cidera saat berolahraga terjadi ketika jaringan lunak bekerja melebihi kekuatannya.</p>
<p dir="ltr">Ketidak seimbangan antara kekuatan jaringan (tingkat latihan) dan beban itu adalah hal penting di dalam memahami terjadinya cidera saat berolah raga dan memahami bagaimana cidera terjadi dan bagaimana cidera itu harus diperlakukan atau dicegah . Resiko dari injury berulang tidak hanya dengan mengurangi beban atau ketegangan, tetapi juga dengan meningkatkan tingkat latihan.<span id="more-396"></span></p>
<p dir="ltr">Banyak terjadi cidera saat berolahraga disebabkan karena bekerja terlalu berlebihan. berlatih selama 4 minggu diperlukan untuk meningkatkan kekuatan otot, selama 4 bulan untuk meningkatkan kekuatan tulang, dan 8 bulan berlatih untuk meningkatkan kekuatan tendon dan ligament. Intensitas dan kuantitas yang meningkat dengan cepat akan berpengaruh pada kecepatan meningkatnya kekuatan otot dan sebagai konsekwensinya beban pada otot akan dipindahkan pada tendon dan tulang. Untuk menjaga terjadinya cidera karena bekerja terlalu berlebihan maka kuantitas latihan dan intensitas harus ditingkatkan secara perlahan-lahan sehingga otot, tulang dan tendon bisa menyesuaikan terhadap beban yang ditingkatkan.</p>
<p dir="ltr">Rehabilitasi pada cidera olahraga dibagi menjadi dua bagian:</p>
<p dir="ltr"><strong>Bagian 1</strong> meliputi pembebasan dari kerusakan jaringan (tendon, ligament atau otot) sepanjang ada tanda-tanda bengkak atau nyeri. Adalah penting untuk menghindari istirahat yang terlalu lama selama menjalani latihan, dan latihan harus terus dilakukan pada jaringan-jaringan yang tidak mengalami cidera. Dibutuhkan lebih banyak waktu untuk memulihkan jaringan yang cidera dibandingkan untuk merusaknya dan dapat memakan waktu berbulan-bulan untuk memulihkan cidera seperti semula. istirahat selama latihan dapat memperlemah semua otot, tendon, ligament dan tulang:</p>
<ul>
<li>
<div> latihan kebugaran (bersepeda, berenang, lari dengan injury pada tubuh bagian atas apabila memungkinkan)</div>
</li>
<li>latihan beban dengan semua otot yang tidak cidera</li>
<li>latihan ketangkasan untuk pencegahan dan koordinasi.</li>
</ul>
<p dir="ltr"><strong>Bagian 2</strong> meliputi rehabilitasi yang spesifik pada jaringan yang rusak, dengan tujuan membuat jaringan menjadi sangat kuat dan dapat mengatur beban yang diperlukan. Rehabilitasi yang spesifik harus dimulai 24-48 jam setelah cidera terjadi (sehingga tidak menimbulkan perdarahan yang lebih buruk).</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/binhasyim.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/binhasyim.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/binhasyim.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/binhasyim.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/binhasyim.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/binhasyim.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/binhasyim.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/binhasyim.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/binhasyim.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/binhasyim.wordpress.com/396/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binhasyim.wordpress.com&blog=2165187&post=396&subd=binhasyim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binhasyim.wordpress.com/2009/06/11/rehabilitasi-cidera-olahraga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d734265d6fe2c36e1bff0ac07097d64a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://binhasyim.files.wordpress.com/2009/06/exercise_9.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Exercise</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>